Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan

Dan nikmat Tuhanmu yang manakah yang akan engkau dustakan?

Update blog sobat

2008-10-05

NLP-Reframing-Positive thinking

Ada seorang ibu rumah tangga yang memiliki empat anak laki-laki. Urusan belanja, cucian, makan, kebersihan dan kerapihan rumah dapat ditanganinya dengan baik. Rumah tampak selalu bersih, rapih dan teratur. Suami dan anak-anaknya sangat menghargai pengabdiannya itu.

Cuma ada satu masalahnya, ibu yang pembersih ini sangat tidak suka kalau karpet di rumahnya kotor. Ia bisa meledak dan marah berkepanjangan hanya gara-gara melihat jejak sepatu di karpet, dan suasana tidak enak berlangsung seharian. Padahal, dengan empat anak laki-laki di rumah, hal ini mudah sekali terjadi dan ini menyiksanya.

Atas saran keluarganya, ia pergi menemui seorang psikolog bernama Virginia Satir, dan menceritakan masalahnya. Setelah mendengarkan cerita sang ibu dengan perhatian, Virginia Satir tersenyum dan berkata kepada sang ibu :

"Ibu harap pejamkan mata dan bayangkan apa yang saya katakan". Ibu itu kemudian memejamkan matanya.

"Bayangkan rumah ibu yang rapih dan karpet ibu yang bersih mengembang, tak ternoda, tanpa kotoran, tanpa sepatu, bagaimana perasaan Ibu?"

Sambil tetap memejamkan mata, senyum ibu itu merekah, mukanya yang murung berubah cerah. Ia tampak senang dengan bayangan yang dilihatnya.

Virginia Satir melanjutkan: " Itu artinya tidak ada seorangpun yang menemani Ibu di rumah. Tidak ada suami, tak ada anak-anak, tak terdengar gurau canda dan tawa ceria mereka. Rumah ibu sepi dan kosong... hanya ada ibu sendiri yang dirumah... tanpa orang-orang yang ibi kasihi."

Seketika raut muka ibu itu berubah keruh, senyumnya langsung hilang, napasnya mengandung isak tangis, perasaannya terguncang dan pikirannya cemas membayangkan apa yang tengah terjadi pada suami dan anak-anaknya.

"Sekarang lihat kembali karpet itu, ibu melihat jejak sepatu dan kotoran di sana, artinya suami dan anak-anak ibu ada dirumah, orang-orang yang ibu cintai ada bersama ibu dan kehadiran mereka menghangatkan hati ibu"

Ibu itu mulai tersenyum kembali, ia merasa nyaman dengan visualisasi tersebut.
"Sekarang bukalah mata ibu"
Ibu itu membuka matanya.
"Bagaimana? Apakah karpet kotor masih menjadi masalah buat ibu?"
Ibu itu tersenyum dan menggelengkan kepalanya.

"Aku tahu maksud anda" ujar ibu tersebut, "Jika kita melihat dengan sudut yang tepat, maka hal yang tampak negatif dapat dilihat secara positif"

Sejak saat itu, ibu tersebut tak pernah lagi mengeluh soal karpetnya yang kotor, karena setiap melihat jejak sepatu di sana, ia tahu, keluarga yang dikasihinya ada di rumah.

Kisah tersebut adalah kisah nyata. Virginia Satir adalah seorang psikolog yang mengilhami Richard Binder dan John Adler untuk menciptakan NLP (Neurolinguistic Programming). Dan teknik yang digunakannya adalah Reframing, yaitu bagaimana kita "membingkai ulang" sudut pandang kita sehingga sesuatu yang tadinya negatif menjadi positif, salah satunya adalah dengan mengubah sudut pandangnya.

Berikut beberapa contoh pengubahan sudut pandang:

Saya BERSYUKUR:

  • Untuk istri yang mengatakan malam ini kita makan mie instan, karena itu artinya ia bersamaku, bukan dengan orang lain
  • Untuk suami yang hanya duduk malas dsi sofa, nonton tv, karena itu artinya ia berada di rumah... bukan berada di bar, kafe, atau ditempat mesum.
  • Untuk anak-anak yang ribut mengeluh banyak hal, karena itu artinya mereka dirumah dan tidak di jalanan.
  • Untuk tagihan pajak yang cukup besar, karena itu artinya saya bekerja dan digaji tinggi.
  • Untuk sampah dan kotoran bekas pesta yang harus saya bersihkan, karena itu artinya keluarga kami dikelilingi banyak teman.
  • Untuk pakaian yang mulai kesempitan, karena itu artinya saya cukup makan
  • Untuk rasa lelah, capai dan penat di penghujung hari, karena itu artinya saya masih mampu bekerja.
  • Untuk semua kritik yang saya dengar tentang pemerintah, karena itu artinya masih ada kebebasan berpendapat.
  • Untuk bunyi alarm keras, jam 5 pagi yang membangunkan saya, karena itu artinya saya masih bisa terbangun, masih hidup,...dst

2 comments:

wah....om, menarik banget ni motivasi simple natural dan berkesan....wajar deh kalo blog ini disebut dg cute blog.....mantap om, ajarin blogging yang siip yah....share ilmunya...kan samo plembang

ya kita memang harus bisa melihat segala sesuatu dr sudut pofitif ya mas erik?
supaya segala sesuatu yang nampaknya buruk sebenarnya tidak benar2 seburuk yg kita kira.
makasih ya, postingannya bener-bener memberikan aku semangat,jadi ceria lagi hehehe...

thankss so much mas erik

Post a Comment

Terimakasih atas komentarnya

 
 

AL Asma'ul Husna

Sahabat Pondokku

~PONDOK-KU~ - | Copyright 2009 Blogger.com| - - - - - - - -