Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan

Dan nikmat Tuhanmu yang manakah yang akan engkau dustakan?

Update blog sobat

2009-01-16

Sempoa/Abacus/Abakos dan Mental Aritmatika

Saat saya masih kecil di Bali (belum kenal sama kang Nara dan Wirati), saya sering menemani ibu saya berbelanja sembako di Denpasar. Saat itu, sang pemilik toko menggunakan suatu alat yang terdiri dari rangka kayu dengan sederetan poros yang berisi manik manik yang bisa digeser-geserkan untuk menghitung jumlah pembelian ibu saya. Saat itu saya belum mengetahui namanya, dan hanya memandang takjub melihat jemari si pemilik toko menggeser-geserkan manik-maniknya dengan cepatnya dan dalam waktu singkat bisa mengetahui jumlah yang harus dibayarkan ibu saya. Barulah di tahun 1990-an saya mengetahui nama alat tersebut adalah sempoa.


Sempoa telah digunakan berabad-abad sebelum dikenalnya sistem bilangan Hindu Arab dan sampai sekarang masih digunakan pedagang di berbagai belahan dunia seperti di Tiongkok.

Sempoa juga sering digunakan sebagai alat hitung bagi tuna netra karena manik-manik pada sempoa dapat dengan mudah dirasakan dengan jari-jari. Sehelai kain lembut atau selembar karet biasanya diletakkan dibawah sempoa untuk mencegah manik-manik bergerak secara tidak sengaja.

Asal-usul sempoa sulit dilacak karena alat hitung yang mirip-mirip sempoa banyak dikenal di berbagai kebudayaan di dunia. Konon sempoa sudah ada di Babilonia dan di Tiongkok sekitar tahun 2400 SM dan 300 SM. Orang zaman kuno menghitung dengan membuat garis-garis dan meletakkan batu-batu di atas pasir yang merupakan bentuk awal dari berbagai macam variasi sempoa.

Dalam bahasa Inggris, sempoa dikenal dengan nama abacus. Penggunaan kata abacus sudah dimulai sejak tahun 1387, meminjam kata dalam bahasa Latin abakos yang berasal dari kata abax yang dalam bahasa Yunani berarti "tabel perhitungan." Dalam bahasa Yunani, kata abax juga berarti tabel untuk menggambar bentuk-bentuk geometris di atas debu atau pasir. Ahli linguistik berspekulasi bahwa kata abax berasal dari kata ābāq yang dalam bahasa Ibrani yang berarti "debu." Pendapat lain mengatakan abacus berasal dari kata abak yang dalam keluarga bahasa Fenisia berarti "pasir."

Sempoa sistem 1-4 atau sempoa Jepang (soroban) merupakan sistem desimal murni yang hanya terdiri dari 2 baris manik-manik. Baris bagian atas terdiri dari 1 baris manik-manik dan baris bagian bawah terdiri dari 4 baris manik-manik. Ada juga soroban dengan 5 baris manik-manik pada setiap kolom.

Baris manik-manik bagian atas (sebuah manik-manik per batang) bernilai 5, sedangkan manik-manik bagian bawah (4 manik-manik per batang) bernilai 1. Garis tengah di antara kelompok manik-manik tersebut disebut "garis nilai". Pada kondisi nol, tidak ada manik-manik yang menempel pada garis nilai. Batang sempoa pada posisi paling kanan bernilai satuan, dengan batang di sebelah kirinya bernilai puluhan, ratusan, dan begitu seterusnya ke arah kiri.

Soroban diajarkan di sekolah dasar di Jepang sebagai bagian dari pelajaran operasi operasi aritmatik untuk memperlihatkan bilangan desimal secara visual. Pada waktu belajar menghitung dengan soroban di kelas, guru biasanya memberi instruksi penambahan atau pengurangan dengan bernyanyi.

Di Indonesia belakangan ini meluas pengajaran Mental Aritmetika (MA), keterampilan berhitung di luar kepala tanpa menggunakan alat hitung apapun. Mulanya keterampilan ini dibentuk dari latihan anak menggunakan alat sempoa/abakus.


Sempoa/Abakus menjadi Mental Aritmetika

Operasi perhitungan aritmetika yang asalnya hanya dengan cara menaikturunkan biji soroban dengan tangan secara nyata, kemudian berkembang menjadi metode yang dikenal dengan mental aritmetika (MA). Melalui metode ini, proses perhitungan dilakukan dengan cara membayangkan menaikturunkan biji soroban dalam imajinasinya. Oleh karena itu, soroban hanya digunakan sebagai alat bantu awal, selanjutnya anak dapat berhitung di luar kepala. Pembentukan ini dilakukan dengan latihan-latihan. Bagi anak yang berlatih metode ini, berhitung menjadi suatu bentuk permainan dengan tanpa dibebani membayangkan angka.

Soroban ditemukan sebagai alat yang sedikit kendalanya untuk dibayangkan dalam memori singkat anak, karena relatif mempunyai alternatif angka yang hanya satu saja. Bila menggunakan abakus Cina 2-5, anak akan sulit membayangkan angka tertentu, misalnya sepuluh (10). Angka tersebut dalam abakus Cina dapat digambarkan dengan tiga alternatif; dengan dua biji di atas yang bernilai lima, atau satu di atas (bernilai lima) dan lima biji di bawah, atau dengan satu biji di tiang berikut tiang yang mewakili puluhan. Dengan demikian abakus Cina tidak dapat dibayangkan dengan mudah, karena alternatif-alternatif tersebut menyulitkan memori anak. Jadi hanya abakus Jepanglah yang dapat digunakan untuk di memori dalam waktu singkat dan sangat sederhana. Karena itulah alasan kenapa hanya abakus 1-4 saja yang berkembang dalam mental aritmetika.

Masing-masing model abakus memiliki keunggulan atau kekhasan dalam cara menghitung. Abakus Cina dikenal karena kecepatan penggunanya dalam transaksi perdagangan. Abakus Rusia setiap tiangnya memiliki sepuluh biji yang bernilai satuan, sehingga tidak ada salah satu biji yang memiliki nilai lebih dari satu, seperti satu biji di atas dalam abakus Cina dan Jepang sebagai angka bernilai lima. Sedangkan abakus Jepang (soroban) memiliki keunggulan dapat digunakan dalam mental aritmetika atau berhitung di luar kepala setelah berlatih dengan soroban yang cukup. Atau juga dahulu disebut orang dengan istilah mencongak.


Mental Aritmetika di Eropa dan Indonesia

Setelah tampak kemajuan di dunia Barat, dan juga setelah kekalahan perang dengan Sekutu, Jepang di Timur muncul sebagai negara yang menjadi pesaing Barat. Jepang tampil dengan percaya diri dalam baju budayanya sendiri sambil membawa prestasi kemajuan IPTEK pesaingnya. Para peneliti ilmu pengetahuan Barat melihat potensi yang dimiliki Jepang, salah satunya adalah tradisi belajar dengan menggunakan MA yang diformulasikan dari Soroban. Secara diam-diam, ternyata Barat juga mulai melirik metode pengajaran ini dan mulai tahun 1980-an mengadopsinya menjadi salah satu pengajaran alternatif. Yang ternyata mendapat tempat yang bagus sebagai dasar untuk mempelajari pengetahuan berikutnya, khususnya matematika.

Di Indonesia Mental Aritmatika Sempoa/abacus dikenal di kalangan orang Cina, dan baru dikenal masyarakat umum pada tahun 1990-an untuk kalangan mereka sendiri. Saat ini sempoa/abacus dan aritmatika telah mulai diajarkan mulai tingkat TK.

Pendidikan Mental Aritmatika menggunakan soroban telah menjadi pendidikan internasional yang juga diterima di dunia Barat dan Eropa. Bermula dari Jepang, ke Taiwan, Cina dan Korea dengan basis intelektual berhuruf kanji (seperti Cina), kemudian menyebar ke negara-negara sekitarnya sampai ke seluruh benua.

Pada Akhir abad ke-20 ini sudah lebih dari 50 ribu Mental Aritmetika Center (MAC) di Jepang, dan tiap 8 Agustus diperingati sebagai Hari Soroban. Di Korea kini terdapat 12 ribu MAC, 6 ribu MAC di Taiwan, dan 30 ribu sekolah model Mental Aritmatika di Cina.

Mental Aritmatika masuk ke Amerika Serikat tahun 1975, termasuk juga ke Brazil, Meksiko, Filipina, Singapura dan Malaysia. Baru pada tahun 1996 memasuki Indonesia dan belum ada sensus berapa cabang yang ada di Indonesia.

Di berbagai negara seperti Cina, Korea, Filipina, Hong Kong, dan Rusia, sempoa/ abacus sampai sekarang masih dan sedang berkembang serta digunakan di dunia pendidikan dan bisnis mereka. Sedangkan di Amerika Serikat, Brazil, Meksiko dan Tonga sedang diperkenalkan di dalam kurikulum sekolahnya.


Apakah Mental Aritmetika itu ?

Mental Aritmetika merupakan suatu program untuk merangsang fungsi otak seorang anak, sehingga ia dapat menghitung cepat dan tepat bahkan dapat melebihi kecepatan kalkulator.

Program ini terdiri dari beberapa tingkat yang dapat ditempuh dalam waktu ± 2 bulan tiap tingkatannya dan sangat efektif dikenalkan bagi anak yang berusia antara 5 - 12 tahun, karena pada usia ini pola dasar berfikirnya terbentuk. Untuk usia yang lebih dini (3 - 4 tahun) dikenalkan bentuk program Perkenalan (Introduction) yang diajarkan dalam bentuk belajar dan bermain matematika.


Tujuan Mental Aritmetika :

(1) Mengoptimalkan fungsi otak kanan anak,
(2) Melatih daya ingat, imajinasi, kreatifitas, logika, konsentrasi, dan sistematika berfikir anak,
(3) Meningkatkan kecepatan, ketepatan dan kecermatan berfikir,
(4) Menumbuhkan rasa percaya diri anak.
(5) Membina minat terhadap pelajaran matematika di sekolah.

72 comments:

sempoa, pernah akui temui juga di pasar deket kampungku.. ku kira dulu itu mainan. dan sekrang sempoa mjd trend banget karena fungsinya yang luar biasa yoi, presisi hitungannya jg keren.
nice post mas

tabiek
senoaji

ademmmm tenan pondokmu mas.... brrrrrr...sentrup!

kaka aku pernah dengar kalo kursusan yang sempoaitu bisa membuat seorang anak terkena kanker otak nih apakah bener kaka?

Yup, sempoa memang mengasah otak kiri dan kanan. Ketrampilan tangan dan kemampuan menghafal akan terasah dengan menggunakan sempoa. Saat ini kursus sempoa di Indonesia juga sudah marak namun peminatnya masih sangat sedikit, padahal keuntungan menggunakan sempoa sangat banyak.

Memang sempoa hanya mengolah penjumlahan dan pengurangan, namum secara tidak langsung kemampuan perkalian dan pengurangan juga akan terasah dengan sendirinya, karena dasar dari perkalian adalah penjumlahan berulang dan dasar dari pengurangan adalah pembagian berulang.

Lengkap banget Mas Erik, muantabs

disini juga masih pakai sempoa lho kak untuk pelajar setara SD/SMP

bener bgt mas... sempoa mang topcer, tp sayang bgt gw ga belajar dari kecil...

Sy cukup mengenal soroban tapi baru tau kalau tiap tanggal 8 agustus itu hari soroban walaupun sy pernah tinggal di jepang :D

saya cuman tau tapi ndak bisa hehehhehehe

sempoa kedengarannya kayak semprong ya?

Papa dan kakek saya mahir menggunakan sempoa. Tapi saya mah gak bisa sama sekali deh.

anna masih menjumapi ditoko2 besar yang berumur puluhan tahun itu menghitungnya masih pake sempoa...duh anna gak pernah belajar, langsung aja pake kalkulator tinggal mencet2 duang...huehuehue....

good post mas

nt kalo smua dah bisa smpoa, kalkulator tidak laku

Kalo aq ga bisa makenya,

Bokap bisa make sempoa, itu dulu tp sekarang kalo jualan mah makenya kalkulator tinggal mencet2 aja katanya lebih gampang..haha.

sempoa memang praktis dan ramah lingkungan, kecuali kalo dibikin dari plastik, dan melatih berpikir juga, tidak seperti kalkulator yang baterenya aja nanti jadi limbah...

tapi kalo soroban, kan yang dipake dikepalanya osama bin laden ya...?

hahahhahaa....

Yahh bener banget bang..sempoa emang bisa mengasah otak...
aku juga belajar sempoa lhoh..walaupun ngga mahir he..he..

pernah kubaca ada anak SD bisa menjawab perhitungan matematika yg panjang (penambahan, pengurangan, perkalian dan pembagian) dalam hitungan detik. ternyata dia menguasai sempoa sejak masih kecil sehingga bisa menguasai matematika dengan baik.

wah.. di kupas habis nih BAng ERik....
mantap...

klo tempoe dlu sih ya kyaknya pke sempoa...itu di pake opa omaku skrng zaman ibu dan ayah mencetnya pke kalkulator..hehehe..

ajarkan anak sedini mungkin agar kelak menjadi generasi yang mumpuni

kalau jaman zie sekolah lom kenal sempoa kak...dulu zie sm guru disuruh bawa lidi yang diiket karet gitu

mampir lagi sblm pulang ke mess ... btw zie lom bisa lho kak gmn cara pake sempoa hehehe

saya gak pernah ikutan sempoa... org jadul masih pake lidi

Masih aman terkendali Mas Erik he..he... makasih ya.

mas Erik:

Untuk usia yang lebih dini (3 - 4 tahun) dikenalkan bentuk program Perkenalan (Introduction) yang diajarkan dalam bentuk belajar dan bermain matematika.

ini macamnya apa dong...? *berharap*

aku juga bisa sempoa

saya juga dengar sempoa ini bagus utk perkembangan otak --meski sempoa sempat ditinggalkan dan orang beralih mencongak dan pakai kalkulator. malah katanya menghitung dg sempoa lebih cepat dan akurat

selain sempoa ada alternatif belajar berhitung dengan metode baru, yaitu belajar menggunakan software yang saya ciptakan dan saya beri judul 'Visualisasi Berhitung Cara Susun Pendek' tapi masih versi Beta

sangat lengkap sekali bahkan sampai sejarahnya dioprek dan dibahas dengan tuntas :D

kayanya komennya kang seno sudah mewakili tuh ;)

ditunggu aja backlink dari saya kang ;) baru mau posting tapi udah telanjur mau publish sekalian cari inspirasi balesnya :D

sukses buat kang erik ;)

sekarang sudah banyak yang menawarkan kursus sempoa, ingin juga ikut mencoba terlebih buat anakku zia. mungkin memang sebaiknya dicoba.
nice post

saya memang dulu terkagum-kagum ama babah langganan belanja yg ngitungnya super cepet pake alat ini..
anak bontot saya juga lumayan terampil ikut kursus dari sekolahnya..sayang emaknya sih tetep ga mudheng..hehe..
TFS

wah klo jam segini masih begadang bisa - bisa ditabokin kang :D

lagi nulis postingan aja tadi ;)

lah ini si akang begadang...wkwkwkwk

iya kang, sambil baca-baca juga dan ndak bisa tidur ujan deres sama angin kuenceng :D

gmn cuaca disana kang?apa sama kaya disini?

eh mantep pelajaran matematika ya Kang? btw, enak jalan2 pagi nggak panas dan nggak macet hehee

baru tau saya kalo namanya sempoa..hehehe ketauan ya matematikanya noll hehehehe, selama ini tau bentuknya aja..

walah saya tinggal di daerah denpasar barat tepatnya deket 'hampir' deket kuta kang...hehehe

si akang mah di sumatera selatan mana yah tepatnya, kayanya makanan yang khas pempek neh..hehehe

sempat belanjar sempoa saat anak ada pelajaran sempoa juga di sekolahnya (biar bisa ngajari gitu).
tapi setelah tidak ada pelajaran sempoa lagi, dan ngga pernah belajar lagi... jadi lupa deh...hehehee

wah, di tuban ternyata :D , kapan kesini lagi kang...hihihi, ntar saya bales ditanya kapan kesana...wkwkwkwk

berarti kayanya kang erik udah cukup lama pernah di bali yah :D

wadaow...ternyata sudah lama nian...xixixi

saya dari dulu ngadem dibali terus kang...wkwkwkwk

maaf kang, saya mau istirahat dulu soale udah pagi..bentar lagi mau nguli :D

paling sore onglen nyamperin lagi ;)

thanx kang sharingnya :)

Belajar matematika bagus nih pake sempoa, jangan sampe pake notebook buata Arab hue he

wah..sampai skrng kalau aq bantu papa ditoko masi pake sempoa loh ngitungnya ;)
n skrng juga masi bnyak tuch toko2 ato pasardi bali yg pake sempoa^^

Aku dulu juga les ini dan sudah lulus. =P

Salam kenal ya.

Bener banget tuh otak harus diasah terus jangan kalah sama mesin...

Di tingkat SD Jepang betul sekali anak2 diajarkan MA ini, mereka bis menghitung dengan benar, cepat dan tepat. Saya dah kalah cepat dech sama anak2... :)

Insya Allah... tapiolehraga nya cape, mending aku pinjem Sempoa-nya ya kang... mo ngitung niii, kata abang 5+5= Insya Allah 10, aku mo buktiin si sempoa punyanya kang erik, huehehehe

aaarrrggghhhh....
q lom jg bisa pake sempoa...

Dibanding kalkulator ..cempoa emang lebih meningkatkan kemampuan otak ...

jadi inget waktu nonton Tv, ada anak yang ngitung pake sempoa ngalahin yang pake kalkulator,..kereen,..!!

Menarik, bisa diterapkan untuk keponakan2 saya, kebetulan usia mereka baru 6 dan 3 thn, pas untuk mengikuti program ini. Sip! Thanks Mas Erik, info2nya selalu berguna sekali.

dulu belajar pake yang manik-manik warna warni, cuma kayaknya beda deh... :t

wah, jd malu..sebab saya adalah generasi kalkulator :)

Kapan hari ketemu temen SMA juga yang dah jadi guru MA. Jadi tertarik deh masukin ponakan ke MA sejak dini walaupun dia masih umur 3 tahun

apa sekarang masih ada yang menggunakan ya??????

Siang mas erik ..maaf baru bertandang, semalam banyak kerjaan duh ..

Lha kalo udah sampe pake tirakat segala, nyerah deh Arab hue he, udah pasti wusss ..

Semoga sehat aja hari mas erik, met berkarya terus ... Keep blogging !!!

wah sempoa memang ga tergantikan ya..wkwkwkw tapi akibat perkembangan jaman sempoa sempat dilupakan ya...

harusnya aQ mmg les seimpoa dr awal aj y...soalnya biar bs gini nich...

(1) Mengoptimalkan fungsi otak kanan anak,
(2) Melatih daya ingat, imajinasi, kreatifitas, logika, konsentrasi, dan sistematika berfikir anak,
(3) Meningkatkan kecepatan, ketepatan dan kecermatan berfikir,
(4) Menumbuhkan rasa percaya diri anak.

:D

ngintip kakak disore hari..

Ulasan yang menarik, dan memang ayahnya udah kalah diajak lomba berhitung dengan anak2 yang belajar teknik sempoa ini :D

Seneng udh bisa mampir kesini, salam hangat dari afrika barat

Ngintip Mas Erikm ngikutin gadis he..he...

dulu waktu di yogya anakku les sempoa..blum slesai kmi dah pindahan..sayangnya dq gak bisa nglanjutin "ilmu" dari guru les kepada anakku..hikss..
btw mang, ada gak kira2 yg bs di unduh tuk blajar scr praktis dan sederhana sempoa itu? bagi dunkk

jadi Inget waktu kecil....
Blanja barengan Ibu di toko cina.
karena ibu sudah langganan, aku deket banget sama si N'Ci dan suka main sama anaknya. Sempoanya aku umpetin, soalnya dulu saya pikir mainan. Jadinya rame tuh nyari Cipoah(sunda). Si N'Ci ga bisa pake kalkulator.

Sempoa adalah kalkulator pertamaku :D

hmmm...aku blm bisa tuh pake sempoa...

Jadi ingat masa SD :)

Salam...

Saya lom bisa make sempoa....

tp keren banget tuh yang ciptain nya...

mantep nie infonya... jadi tau asal mula nya.. :)

Wew..info yang menarik Om.. Hehehe.. jadi ingat waktu kecil pake sempoa

aku malah ndak tahu cara menggunakan sempoa kang, serius :d :d :( :$

Gak bisa main sempoa, hiks hiks :(

hehehe dulu sempoa lom sepopuler sekarang, lebih seringnya pake batang lidi hihihi:D

dulu juga sempet ditawari waktu SMP jurus make Smpoa tapi akhienya gak jadi, duh baru sempet mampir kesini nih...

Terima kasih atas ulasan ttg mental aritmatika. Kebetulan tetangga saya mengelola sebuah kursus mental aritmatika (cabang dari kantornya yg berpusat di Malaysia). Anak sulung saya (14) tahun sudah tamat kursus ini. Anak saya yg kedua (8 tahun) sudah 3 tahun menjalani kursus ini. Hasilnya terlihat pada prestasi mereka di sekolah yang di atas rata2.

pernah ada teman cerita, waktu tk anaknya ikut les sempoa, tp nggak lanjut, trus akhirnya sdh lupa deh prinsip2 di sempoa. Sebenarnya efektif nggak sih metode sempoa utk anak balita yang masih dalam taraf berpikir konkret operational?

aku sudah lupa cara makainya. Tadi baca ulasan Mas erik diatas, malah tambah lupa en bingung. he he. Dulu aku jagonya .. sekarang dah nenek nenek, banyak pikunnya ..
sempoa banyak membantu loh .

di jayapura ada tdk ya...??

Hello, after reading this awesome paragraph i am as well cheerful to share my know-how here with mates.
my web page - play online

hello theгe and thank you for your іnfο
– I hаνe definitely рiсkeԁ up anything neω from гight hеre.
I dіd howеνer exρertise several tеchniсal iѕsues uѕing this ѕite, aѕ
I exрerienced to reload the wеb site
lots of times previous to I сοuld get it to load correctly.

Ӏ hаd beеn ωondering if your hοsting iѕ OK?
Not that I am cоmρlaining, but sluggish
loading instancеѕ timеѕ will sometimes аffect your placement in google and coulԁ
dаmagе your high quаlitу
score if аds and marketing ωith Αdωords.

Well I'm adding this RSS to my e-mail and could look out for a lot more of your respective interesting content. Ensure that you update this again very soon.

My web blog; Payday loans

Post a Comment

Terimakasih atas komentarnya

 
 

AL Asma'ul Husna

Sahabat Pondokku

~PONDOK-KU~ - | Copyright 2009 Blogger.com| - - - - - - - -