Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan

Dan nikmat Tuhanmu yang manakah yang akan engkau dustakan?

Update blog sobat

2013-04-04

Pemimpin Sejati



Pemilihan Pejabat Kepala Daerah kadangkala menimbulkan kericuhan akibat dari pihak yg kalah atau pendukungnya tidak bisa menerima kekalahan yang didukungnya. Sehingga terkesan seolah-olah memaksakan keinginan untuk menjadi penguasa di daerahnya. Seolah-olah jabatan itu sesuatu yg sangat menggiurkan untuk diraih. Padahal jika para calon pejabat itu menyadari betapa beratnya amanah yang harus dipikulnya, pasti mereka tidak akan berani mencalonkan diri dan menerima tanggung jawab itu. Amanah yang diterimanya kelak akan dimintai pertanggungjawabannya di yaumil hisab, hari perhitungan, hari kesaksian dimana semua mulut terkunci tidak bisa bicara, hari dimana hanya anggota tubuhnya yang bicara atas apa yang telah dilakukannya dalam kepemimpinannya. Namun bagi para pemimpin yang adil, jujur, bijak, dan berkomitmen yang kuat untuk mensejahterakan rakyatnya, maka dia akan dicintai rakyatnya, selamat dunia dan akhiratnya.



Sebelum seseorang maju sebagai calon pemimpin, pikirkan dari mana sumber keinginan anda. Pemimpin yang sumber keinginannya berasal dari NAFSU untuk berkuasa maka bisa dipastikan nantinya dia adalah pemimpin yang “tidak amanah”, dia tidak akan mampu memegang komitmen untuk mensejahterakan masyarakat baik lahir maupun batin. Bayangkan bagaimana jadinya bila pemimpin yang belum mampu mengendalikan nafsu dan belum mampu mengatur dan mengalahkan “diri”nya ini menjadi pemimpin masyarakat. Maka dia akan menjadi pemimpin yang tidak punya pamor dan derajat sebagai pemimpin.

Pemimpin sejati tidak bergelimang harta benda, tahta, dan wanita. Pemimpin sejati adalah orang yang siap menjadi orang yang paling miskin dan melarat. Pemimpin sejati adalah orang yang memiliki prinsip bahwa dia harus menjadi orang terakhir untuk bahagia dan sejahtera setelah semua rakyatnya merasakan bahagia dan sejahtera. Dia adalah orang yang pertama kali bersedih bila ada rakyatnya bersedih karena belum sejahtera. Maka pemimpin adalah hati nurani, denyut nadi dan nafas yang selalu didambakan oleh rakyatnya. Bila Anda siap untuk menjadi pemimpin sejati, silahkan maju sebagai calon pemimpin dan kita semua pasti akan menjadi orang yang pertama kali membela Anda.

Jadi amalan buat para calon pemimpin ini pada hakekatnya adalah AMALAN LAKU. Yaitu amalan yang tidak menggunakan puasa, wirid, hizib dan doa-doa apapun juga. Amalannya adalah laku perbuatan, karya maupun jasa anda semasa anda hidup di tengah komunitas masyarakat tertentu. Tetapkan batin untuk selalu sinkron dengan kehendak dan iradat-NYA. Insya Allah, Andalah orang yang tepat untuk menjadi pemimpin yang amanah itu!

Jadilah seperti bintang yang mampu memberikan arah
Seperti bulan yang mampu memberikan cahaya
Seperti matahari yang mampu membarikan energi bagi yang dipimpinnya
Seperti api yang mampu memberikan semangat dan mampu menyelesaikan masalah
Seperti samudra yang luas pemikiran, pengetahuannya dan bijak
Seperti bumi yang sabar dan ikhlash

lanjut baca...

2012-08-10

Ketangkap Basah



Sempat aku tergoda
Untuk coba coba
Tapi susah
Belajar tak setia

Cinta bukan mainan
Tapi perasaan
Bohong kau angap biasa
Padahal ku tak bisa

Reff:
Jangan bilang kamu jera
Karena ketangkap basah
Tak usah bilang kamu sadar
Tapi merasa benar
Cari alasan selalu ketahuan

Cinta terkadang memang buta (cinta buta)
Tapi ku tak buta
Ku tak bodoh kau yg terkecoh
Terlalu ceroboh
Aku maklum dan tersenyum
Kau buat tertawa

Setiap kali kepergok
Dan selalu kepergok
Kamu bilang kamu kapok
Merasa mentok di tembok
Sudah kenyang kau bilang akal-akalan
Dari dulu sampai sekarang jadi andalan
Lagi danlagi alasan say what
Jelas-jelas ketahuan now what
Setiap kali kepergok
Dan selalu kepergok
Bikin hati gondok

Back to Reff:

Jangan jangan jangan jangan
Jangan jangan jangan jangan

Berulang berulang (jangan jangan jangan jangan)
Kau mencari alasan
Berulang Berulang (jangan jangan jangan jangan)
Kau mencari alasan
Dan ketahuan

Back to Reff: 2x

Cari alasan tapi ketahuan

Lirik lagu by: Tangga

lanjut baca...

2012-08-01

Belajar Dari Buah



Belajarlah selagi kita masih bisa bernafas, belajar bukan hanya melalui media yang formal saja, namun belajar dari apa yang kita lihat, kita dengar dan kita rasakan. Ambillah hikmah dan pelajaran dari apa yang kita lihat, kita dengar, kita alami dan rasakan. Kali ini kita akan belajar dari buah.

Jadilah seperti jagung, bukan jadi seperti jambu monyet,
Jagung membungkus bijinya yang banyak,
tapi jambu monyet memamerkan biji yang cuma satu-satunya
Pelajaran : "Jangan suka pamer"

Jadilah seperti duren, jangan seperti kedondong,
Duren, walaupun luarnya penuh duri tajam, tapi dalamnya lembut dan manis
Kedondong, kulit luarnya halus, tapi rasanya masam dan dalamnya berduri
Pelajaran : "Jangan menilai seseorang dari penampilan luarnya saja"

Jadilah seperti bengkoang
Walaupun hidupnya dalam kompos sampah,
tapi isi umbinya tetap putih bersih
Pelajaran : "Jagalah hati, jangan terpengaruh dengan lingkungan yang buruk"

Jadilah seperti buah dada wanita
Selain bermanfaat buat sang anak,
bermanfaat juga untuk bapaknya juga,
Pelajaran : "Jadikan hidup kita bermanfaat buat orang lain"

Jangan jadi seperti buah zakar,
Sifatnya sensitif, disenggol sedikit saja bisa langsung tegang
Pelajaran : "Jangan mudah tersinggung dan mudah marah"

lanjut baca...

2012-06-21

Universitas Kehidupan



Jika semua yang kita kehendaki terus kita MILIKI, darimana kita belajar IKHLAS
Jika semua yang kita impikan segera TERWUJUD, darimana kita belajar SABAR
Jika setiap doa kita terus DIKABULKAN, bagaimana kita dapat belajar IKHTIAR.

Orang yang dekat dengan Tuhan, bukan berarti tidak ada air mata
Orang yang taat pada Tuhan, bukan berarti tidak ada kekurangan
Orang yang tekun berdoa, bukan berarti tidak ada masa sulit

Biarlah Tuhan yang berdaulat sepenuhnya atas hidup kita,
karena Dia yang tahu dengan tepat, apa yang terbaik buat kita.

Ketika kerjamu tidak dihargai, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETULUSAN Ketika usahamu dinilai tidak penting, maka saat itu kamu sedang belajar KEIKHLASAN Ketika hatimu terluka sangat dalam.., maka saat itu kamu sedang belajar tentang MEMAAFKAN.

Ketika kamu lelah dan kecewa, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KESUNGGUHAN Ketika kamu merasa sepi dan sendiri, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETANGGUHAN Ketika kamu harus membayar biaya yang sebenarnya tidak perlu kau tanggung, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KEMURAHAN HATI

Tetap semangat...
Tetap sabar....
Tetap tersenyum...!
Karena kamu sedang menimba ilmu di UNIVERSITAS KEHIDUPAN

TUHAN menaruhmu di "tempatmu" yang sekarang, bukan karena "KEBETULAN".
Orang HEBAT tidak dihasilkan melalui kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan
MEREKA dibentuk melalui KESUKARAN, TANTANGAN & AIR MATA.

lanjut baca...

 
 

AL Asma'ul Husna

Sahabat Pondokku

~PONDOK-KU~ - | Copyright 2009 Blogger.com| - - - - - - - -