Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan

Dan nikmat Tuhanmu yang manakah yang akan engkau dustakan?

Update blog sobat

2008-10-26

Kaki Sang Juara

Seorang bocah laki-laki berumur 8 tahun hendak menghangatkan badannya dengan menuang kerosene di kompor sekolahnya. Ternyata yang dituang adalah bensin dan kompor itu meledak.

Ia dikeluarkan dalam keadaan pingsan dan luka bakar parah pada seluruh bagian bawah tubuhnya. Dalam keadaan setengah sadar ia mendengar dokter berkata pada orang tuanya bahwa kemungkinan ia selamat sangat kecil mengingat luka bakarnya parah. Kalaupun selamat ia akan cacat seumur hidup karena tubuhnya bagian bawah akan lumpuh. Namun anak pemberani ini tidak ingin mati, ia berjuang untuk hidup sehingga masa krisis lewat. Dokter yang merawat takjub akan daya juangnya.

Kemudian dokter mengatakan bahwa kakinya harus diamputasi karena infeksi parah, anak itu menolak dan orang tuanya meminta dokter menundanya beberapa waktu. Ternyata beberapa minggu kemudian infeksinya sembuh, namun kaki kirinya menjadi lebih pendek 2.5 cm dari kaki kanannya. Dokter berkata bahwa ia mempunyai kaki namun tak akan pernah berjalan lagi.

Namun anak tersebut bertekad untuk bisa berjalan lagi. Setiap pagi dia berlatih berjalan di halaman rumput di depan rumahnya dengan menggunakan tangan menyeret tubuhnya di sepanjang pagar. Ibunya yang setia mendampinginya selalu memijat kakinya yang mengecil. Berkat pijatan sang Ibu, latihan terus menerus dan tekad membara dalam dirinya untuk berjalan lagi, suatu pagi ia dapat berjalan dengan bantuan crutches, Dokter berkata bahwa seumur hidup ia harus menggunakan crutches agar dapat berjalan.

Namun yang terjadi tak lama kemudian ia mulai berjalan tanpa crutches, bahkan ia dapat berlari menuju sekolah. Suatu kegembiraan besar tumbuh dalam dirinya. Ia senang berlari sehingga dibentuknya tim lari disekolahnya.

Sampai suatu hari di Madison Square Garden, pemuda yang didiagnosa tak akan pernah berjalan lagi namun memiliki tekad sekuat baja ini, memecahkan rekor dunia dalam lari 1.500 meter. Ia memperoleh medali emas. Ia bernama Dr. Glen Cuningham yang dijuluki The Fastest Human Being On Two Feet.

0 comments:

Post a Comment

Terimakasih atas komentarnya

 
 

AL Asma'ul Husna

Sahabat Pondokku

~PONDOK-KU~ - | Copyright 2009 Blogger.com| - - - - - - - -