Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan

Dan nikmat Tuhanmu yang manakah yang akan engkau dustakan?

Update blog sobat

2009-04-02

Cerita Silat Kho Ping Hoo

Cerita Silat Karya Kho Ping Hoo. Saya mengenal cerita silat Kho Ping Hoo saat saya kelas 2 SD. Saat itu bapak saya mengisahkan salah satu serial cerita silat Kho Ping Hoo. Ceritanya bersambung pada malam-malam berikutnya.


Beberapa bulan kemudian, saya menemukan cerita silat tersebut di majalah Vista. Kebetulan bapak saya saat itu memang memasok sejumlah majalah ke daerah NTB dan NTT. Hemm sejak saat itu diam diam saya mengikuti dan membaca cerita silat bersambung Kho Ping Hoo setiap kali majalah itu terbit.

Setelah bapak berhenti memasok majalah, kegiatan membaca karya Kho Ping Hoo pun terhenti. Saya baru membaca lagi saat saya dibangku sekolah SMP. Salah seorang teman membawa buku stensilan Kho Ping Hoo. Sejak saat itu hampir setiap hari saya dipinjami buku cerita silat Kho Ping Hoo tersebut. Syaratnya mudah kok, besoknya harus sudah dikembalikan.

Kegiatan ini berlanjut sampai saat saya SMA. Hanya saja yang meminjami buku cersil Kho Ping Hoo tersebut lain lagi orangnya. Sama seperti saat teman saya SMP yang meminjamkan kepada saya, teman saya di SMA inipun meminjamkan selama 1 hari. Maklum jangka waktu peminjamannya memang dijatah oleh pemilik kios penyewaannya. Jadi seringkali saya harus menghabiskan waktu untuk membacanya seharian. Satu seri umumnya diatas 30 jilid, malah ada yang diatas 40 jilid. Kadangkala saya baru menyelesaikan satu seri tersebut sekitar pukul 3 malam (dini hari). Sampai sampai tulisan yang saya baca itu terlihat kabur atau membayang. Begitu hobinya saya saat itu.

Selain Kho Ping Khoo, ada beberapa pengarang buku cerita silat cina lainnya selain Kho Ping Hoo, namun yang paling saya suka adalah karya Kho Ping Hoo. Selain mengandung falsafah mengenai kehidupan, ceritanya juga mudah dicerna dan nama-nama tokohnya mudah diingat. Tokoh karya Kho Ping Hoo yang paling saya suka adalah Bu Kek Siansu, si Bocah Ajaib yang dianggap manusia setengah dewa, karena kemampuan ilmu silat dan perilakunya yang luar biasa.

Pengarang cerita silat lainnya yang karyanya saya sukai, selain Kho Ping Khoo adalah SH Mintardja. Berbeda dengan Kho Ping Hoo yang ceritanya pada umumnya mengisahkan para pendekar dari daratan Cina, SH MIntardja banyak mengisahkan sepak terjang para pendekar dari tanah Jawa, contohnya Naga Sasra dan Sabuk Inten dan Api Di Bukit Manoreh.
Ada yang hobi membaca cerita silat?

Posted by tukang nggame

32 comments:

Sama bung Erik ..aku juga suka tuh sama ceritanya Kho Ping Khoo

waduh...pak,kok sama ya sampai saya di marahin ibu karena kalau sudah baca lupa bantu pekerjaan rumah.

hihi... api dibukit manoreh kayaknya pernah tau ...
tapi kalo kong ping ho aku blm pernah baca

Kho Ping Ho...belum begitu familiar bang...

Selama ini dicekoki dengan film satria baja hitam dan sang Penyamun mengemparkan dunia perblogerran ...he..he....

wah sama kita punya hobi, ciaaaat...

papaku suka baca kho ping hoo, tapi aku gak gitu suka. puyeng liat hurufnya.

Ada pepatah mengatakan "jangan main api kalau tidak mau terkena api"
Jadi, aku nggak suka baca-baca cerita silat, takut disilati... huehehehe.

wah KPH berarti dah jadul banget ya..., ada yg punya koleksi komplitnya ga ya?

Gilaa yaaaaa.......
Kemaren buku buku temenku dari serial kho ping hoo , api di bukit menoreh, sampai di tawar sampe 200 jeti.....gila bujug beeng....tu kolektor pade memburu buku tua sampe segitunya.....

wah, kopingho ditembak bung erik nich

Kalau saya dari dulu senengnya cerita yang lucu2, mulai saya sempet koleksi buku2 cerita lucu, tapi sekarang dah lama g ngliatin masih ada apa g, soalnya bercampur ma buku2 lain sih, udah gitu gara2 banjir tahun lalu, buku jadi berantakan tak teratur lagi dah.

seingatku bukunya kecil, kertas koran, kucel...gitu khan?

Seneng baca karena ketularan Bapak saya juga seneng baca :-D

Aku gak suka baca Ko Phing Ho, aku cuman baca Buku Kimia, Biologi gitu aja *sambil buka-buka halaman komik Ko Phink Ho*

ngga pernah baca kho ping ho bang, tapi pernah dengar aja sih..
begitu pula dg cerita Naga Sasra dan Sabuk inten, pernah dengar aja...
diragukan ya... kejawaannya eheheh

wuah..klo kho ping hoo gak pernah dq baca mang
klo stensilan yg "laen" sih sering...
wuakakakak

Wah rupanya mas erik hobby juga yach ...
Saya sejak SD dah keranjingan baca karya Asmaraman Sukowati Kho Ping Hoo ini, hampir semua serialnya saya lalap habis. Saya paling suka serial Bu kek siansu itu (Bu kek siansu, suling emas, cinta bernoda darah, Istana Pulau Es, Si Tangan Sakti, dll ada 17 seri), ada juga serial Pendekar Sakti (Bu-pun-su Lu-kwan-cu) sebanyak 4 seri... asyik dech.

*Duh postingan mas erik ini membuat saya pengen baca kembali hue he he

wah.. serial silat yang dah lama banget... mantap neh storynya.. sering baca2 nih serial waktu skul dulu.... masih punya bukunya ngga..?? pinjam dong.. buat di baca lagi.. hehehe

aw jadi inget lagi deh sama cerita kho ping hoo :)

gak pernah baca heheh maap... waktu kecil bacaannya Lima Sekawan :D

Kho Ping Hoo, ga pernah baca? Bacaan bunda ketika kecil buku Petualangan Dr. Karl May antara lain seri Winnetou, karya Hector Malot "Sendiri Di Dunia",dan karya2 Jules Verne karena itu memang yg ada di perpustakaan. komik apalagi cerita silat termasuk yg dilarang ayah sebagai bacaan kami.

PR nya keren om... mau dong...

hehheh...

salam kenal ya om.. mampoi ke blog ku...

hiks buku cerita silat daku kemana yap?belum tamat nih bacanya

dulu pernah baca sih...tapi sekarang mah ngga pernah hehehe

oh...kayaknya banyak yang suka juga yah.., mas erik maen ketempatku, ada banyak hadiah buat kamu.....ok?

kok saya ndak tahu cerita ini kang...adohhh, dulu pas mase SD cuma sering denger cerita brama kumbara doang di radio ama denger lagunya the beatles pas mau berangkat sekolah :D

Jadi teringat saat SMA, kebetulan teman baik saya punya persewaan bacaam & komik. Jadilah saya tiap hari baca komik dan buku cerita secara gratis.

dah lama ngak baca kho ping hoo, baca blog ini sama dengan membaaca ko ping hoo/ salam dan trims

aku sich senengnya baca wirosableng bang.. dulu waktu masih sekolah.. sekarang ngga lagi..hihihi

Selain menulis cersil dengan latar belakang China, Asmaraman juga pernah menulis naskah sandiwara radio berjudul Bende Mataram yang pernah diputar di radio pada era dekade80-an..

hebat dong kita punya hoby yang sama , walau sama sama suka pinjem gratis maksudnya

Ko pinhoo jarang, api dibukit menoreh, suka dengar dari siaran radio dulu waktu sekolah. Sambil belajar malam malam, setel radio, suara nya dikecilin biar gak ketahuan ortu. ha ha ..

trus ada brahma dan mantili, ada cerita mak lampir dan .... duch lupa lagi. Tutur tinular, apa lagi ya?

Semua siaran radio. Asyik bener !!

Post a Comment

Terimakasih atas komentarnya

 
 

AL Asma'ul Husna

Sahabat Pondokku

~PONDOK-KU~ - | Copyright 2009 Blogger.com| - - - - - - - -