Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan

Dan nikmat Tuhanmu yang manakah yang akan engkau dustakan?

Update blog sobat

2009-09-18

Zakat Fitrah

Setiap Iedul Fitri, setiap muslim/muslimah diwajibkan membayarkan zakat fitrah, berupa makanan yg mengenyangkan, dimana jenisnya disesuaikan dengan makanan di tiap tempat. Ada yang berupa beras, gandum, kurma, kentang dll.


Dalam hadits yang diriwayatkan Bukhari disebutkan, bahwa membayar zakat fitrah itu sehari atau 2 hari sebelum hari raya.

Abu Sa'id mengatakan, " kami mengeluarkan zakat fitrah satu sha' dari makanan gandum, kurma, susu kering atau anggur kering" (HR. Bukhari dan Muslim)

Banyaknya fitrah adalah satu sha' sedangkan sha' menurut bahasa Arab adalah nama ukuran sukatan (takaran). Jadi ukuran banyaknya zakat fitrah adalah ukuran takaran, bukan ukuran timbangan. Penyelidikan para ulama mengenai ketentuan banyaknya zakat fitrah dengan timbangan adalah ukuran teliti (kurang tepat) karena berat beras satu sha' dari beberapa jenis beras tidaklah sama. Apalagi jika dibandingkan dengan berat sati sha' jagung atau makanan lainnya. Tentu timbangannya tidak akan sama walaupun takarannya sama.

Syarat Wajib Zakat Fitrah


  • Beragama Islam
  • Untuk bayi, lahir sebelum terbenamnya matahari pada hari terakhir bulan Ramadhan. Anak yang dilahirkan setelah terbenamnya matahari di hari terakhir bulan Ramadhan tidak diwajibkan zakat fitrah. Laki-laki yang menikah setelah terbenamnya matahari di hari terakhir bulan Ramadhan, tidak diwajibkan membayarkan zakat fitrah istrinya yang baru dinikahinya.
  • Mempunyai kelebihan harta dari keperluan makanan untuk dirinya, orang-orang yang menjadi tanggungannya dan hewan peliharaannya. Jika tidak mempunyai kelebihan maka tidak wajib zakat fitrah.

Membayar Zakat Fitrah Sebelum Waktunya


Kewajiban membayar zakat fitrah dimulai sejak matahari terbenam pada malam Iedul Fitri hingga sebelum dilaksanakannya sholat Iedul Fitri. Walaupun demikian, tidak ada larangan menunaikan zakat fitrah selama bulan Ramadhan.

Ada beberapa keterangan mengenai waktu menunaikan zakat fitrah:

  • Waktu yang diperbolehkan untuk membayarkan zakat fitrah adalah dari awal hingga akhir bulan Ramadhan.
  • Waktu yang diwajibkan adalah saat mulai terbenamnya matahari di malam Iedul Fitri hingga menjelang dilaksanakannya sholat Iedul Fitri.
  • Waktu yang lebih baik adalah sesudah sholat shubuh sebelum sholat Iedul Fitri (1 Syawal).
  • Waktu yang makruh adalah setelah sholat Iedul Fitri hingga terbenamnya matahari (1 Syawal).
  • Waktu yang diharamkan adalah sejak setelah terbenamnya matahari pada hari dilaksanakannya sholat Iedul Fitri (1 Syawal).

Bagaimana hukumnya, membayarka zakat fitrah dengan sesuatu yang sama harganya (uang)?
Menurut Mazhab Syafi'i, tidak boleh, karena dalam hadits diwajibkan adalah makan yang mengeyangkan.
Menurut Mazhab Hanafi diperbolehkan, karena zakat fitrah adalah hak orang-orang miskin dan bertujuan untuk menutupi kebutuhannya, jadi boleh berupa makanan boleh juga berupa uang.

Orang Yang Berhak Menerima Zakat

Empat mazhab besar sama-sama berpendapat bahwa yang berhak menerima zakat terdiri dari 8 asnab yaitu Fakir, Miskin, Amil, Muallaf, Hamba sahaya, Orang yang berhutang, Sabilillah dan Musafir.


Add to Technorati Favorites


3 comments:

met malem kang.. kabar baek.. hadeuhhh maaf.. jarang maen kesini :D

met idul fitri kang.. mohon maaf lahir dan batin yah ;)

Met idul fitri juga, mohon maaf lahir bathin ya Erik :D

Lebih lebar sabarnya
Lebih lebar syukurnya
Lebih lebar salamnya
Lebih lebar senyumnya
Lebih lebar santunnya
Lebih lebar silaturahminya
Lebih lebar solidaritasnya
Lebih lebar saling berbaginya

Selamat menyambut hari raya “Aidul Fitri” 1430 hijriah, mohon maaf lahir bathin dan semoga hari mulia dapat memfitrahkan kita kembali bukan hanya untuk saat ini saja namun berlanjut sampai ajal menjemput jiwa.

Post a Comment

Terimakasih atas komentarnya

 
 

AL Asma'ul Husna

Sahabat Pondokku

~PONDOK-KU~ - | Copyright 2009 Blogger.com| - - - - - - - -